ramuju
ramuju sr
ramuju delami
ramuju suprima

Kista Ganglion

Share :

Kista Ganglion

Table of Contents

Kista Ganglion adalah Benjolan nonkanker, sering berjalan pada tendon atau sendi pergelangan tangan dan tangan.
Penyebab kista ganglion tidak diketahui.
Kista ganglion bersifat bulat, kecil, dan biasanya tidak sakit. Meskipun jarang, kondisi ini sanggup menyakitkan kalau menghimpit saraf. Dalam beberapa kasus, kista sanggup mengganggu gerakan sendi.
Kista ganglion biasanya bersih sendiri. Jika merepotkan, kista sanggup dikeringkan atau diangkat.

Pengertian Kista Ganglion

Kista ganglion benjolan berisi cairan yang berkembang di dekat sendi atau tendon. Cairan ini berasal dari cairan sinovial, yaitu cairan yang pada kondisi normal mengelilingi sendi dan tendon. Fungsinya untuk melumasi dan merekatkan keduanya selama bergerak.

Kondisi ini tumbuh dari sendi atau susunan tendon dan bersifat jinak. Kista ini paling sering berjalan di tempat tangan, namun juga sanggup berkembang di bahu, siku, pinggul, lutut, dan kaki. Bentuknya bulat atau oval bersama dengan ukuran banyak variasi terasa dari sebesar kacang, lebih besar dari anggur, hingga sebesar bola golf. Kista sanggup membesar dikala dipakai beraktivitas.

Penyebab Kista Ganglion

Penyebab kista ganglion sejauh ini tidak diketahui. Beberapa teori memperlihatkan bahwa kista sanggup berkembang sehabis suatu hal melukai sendi, memungkinkan jaringan bocor atau menonjol.

Namun, kala ini beberapa besar peneliti menduga bahwa penyakit ini berkembang dari sel mesenkim pada lanjutan kapsul sinovial, sebagai akibat dari cedera mikro yang berkelanjutan.

Cedera berulang pada susunan kapsuler dan ligamen pendukung tampaknya merangsang fibroblas untuk menghasilkan asam hialuronat, yang terakumulasi untuk menghasilkan lendir (mucin) yang layaknya jelly.

Faktor Risiko Kista Ganglion

Ada juga beberapa aspek yang sanggup menaikkan risiko seseorang mengalami kista ganglion, yaitu:

  • Jenis kelamin dan usia. Kondisi ini sanggup dialami oleh siapa saja, namun penyakit ini paling sering berjalan pada wanita berusia pada 20-40 tahun.
  • Osteoartritis. Orang yang mengidap artritis pada sendi jari yang paling dekat bersama dengan kuku, berisiko lebih tinggi terkena di dekat sendi tersebut.
  • Cedera sendi atau tendon. Sendi atau tendon yang terluka di era lantas lebih berpotensi mengembangkan penyakit ini.

Gejala Kista Ganglion

Penyakit ini sanggup keluar sebagai benjolan, sering keluar di tempat tangan atau bagian tubuh lain. Gejala lainnya berupa:

  • Nyeri.
  • Kebas.
  • Kelemahan otot.
  • Genggaman melemah.
  • Berkurangnya pergerakan sendi.

Diagnosis Kista Ganglion

Dokter biasanya mendiagnosis kista ganglion bersama dengan lakukan kontrol fisik. Penampilan dan wilayah benjolan (seperti di pergelangan tangan atau jari) udah sanggup menjadi menandakan kista tersebut. Dokter bisa saja juga akan menyinari benjolan untuk melihat apakah itu tembus sinar atau tidak (sebagian besar tembus pandang).

Dalam beberapa kasus, dokter sanggup mengambil sampel dari dalam benjolan (biopsi) untuk menganalisis lebih lanjut. Dalam persoalan yang jarang terjadi, kontrol bersama dengan rontgen sanggup direkomendasi untuk memastikan penyebab gejala kamu. Ultrasound juga sanggup digunakan untuk membedakan pada massa padat dan kista.

Komplikasi Kista Ganglion

Kista ganglion tidak berbahaya. Mereka adalah massa jinak, yang berarti mereka tidak akan menyebar ke tempat lain. Penyakit ini bukanlah kanker.

Penyakit ini juga sangat jarang memicu cacat permanen. Kista yang tidak sembuh bersama dengan sendirinya dan bergejala, biasanya nyaris tetap sanggup diatasi bersama dengan operasi. Bila kista tidak juga sembuh sehabis operasi (di mana jarang terjadi), operasi revisi sanggup dilakukan untuk mengangkat kista lagi. Setelah kista diangkat, beberapa besar pengidap mengalami pengurangan gejala.

Cara Pengobatan

Penyakit ini sanggup hilang bersama dengan sendiri tanpa pengobatan. Pengobatan diperlukan kalau terasa nyeri dan tersedia gejala lain yang mengganggu pergerakan tubuh. Pilihan penyembuhan, pada lain :

  • Pemakaian bidai di pergelangan tangan atau jari untuk mengurangi rasa nyeri.
  • Mengeluarkan cairan dari benjolan bersama dengan jarum (aspirasi). Prosedur ini simple dan tidak menyakitkan, namun sanggup memungkinkan kista lagi muncul. Perlu dilakukan operasi kalau kista keluar kembali.
  • Menyuntikkan steroid ke dalam sendi.
  • Operasi untuk mengangkat kista. Operasi sanggup memiliki beberapa dampak samping, pada lain rasa nyeri, infeksi, gerak sendi terbatas, jaringan parut, kaku, kekambuhan, dan rusaknya saraf. Teknik operasi sanggup dilakukan bersama dengan anestesi lokal (tetap terjaga tanpa terasa nyeri kala operasi) dan anastesi umum (tidur selama operasi).

Cara Pencegahan

Tidak tersedia langkah spesifik untuk menghambat karena penyebabnya masih belum diketahui. Jika keluar kista, jangan ditekan atau ditusuk bersama dengan jarum. Sebaiknya, pantau kondisi kista apakah membesar atau tidak. Gunakan bidai kalau direkomendasi dokter.

Kapan Harus ke Dokter?

Benjolan yang keluar di tubuh sebaiknya di check untuk memastikan penyebabnya. Jika didiagnosis kista, sebaiknya lagi ke dokter pada kondisi menjadi lebih besar atau lebih sakit, kista bengkak dan merah, keluar nanah dari benjolan, mati rasa di tempat yang terkena, dan demam. Dokter yang sanggup dikunjungi berkenaan bersama dengan dokter spesialis bedah umum atau bisa konsultasi ke Ramuju.